Pemantapan Siswa Sekolah Rakyat DIY Tahun Ajaran 2025/2026

Sekolah Rakyat menawarkan pendekatan dan sistem penanganan yang berbeda, khususnya dalam memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

by Jogja Kota 535.4k Views

Pemantapan Siswa Sekolah Rakyat DIY Tahun Ajaran 2025/2026

Sebanyak 275 siswa baru Sekolah Rakyat jenjang SMA DIY angkatan pertama tahun ajaran 2025/2026 mengikuti kegiatan pemantapan dan pembekalan pada Selasa, 17 Juni 2025. Berlokasi di Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta (Sonosewu, Ngestiharjo, Bantul), kegiatan ini dihadiri pula oleh orang tua/wali siswa sebagai wujud dukungan penuh.

Sekolah Rakyat adalah sekolah berasrama yang bertujuan tidak hanya memberikan akses pendidikan formal kepada peserta didik layaknya sekolah umum, namun juga memberikan berbagai pelatihan yang dapat menjadikan peserta didik menjadi lulusan yang unggul, pribadi yang memiliki keterampilan hidup, pola pikir positif, dan nilai-nilai luhur sehingga kelak mampu mengangkat diri dan keluarganya keluar dari lingkaran kemiskinan.

Baca Juga:  Progres Persiapan Venue Porda DIY 2025 di Gunungkidul Capai 90 Persen

Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga tempat untuk membangun mimpi dan harapan. Melalui Sekolah Rakyat akan diciptakan generasi muda yang cerdas, mandiri, dan berjiwa pemimpin, yang mampu menjadi agen perubahan di masyarakat dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan guru yang berkualitas, kompeten, dan profesional untuk mencapai tujuan Sekolah Rakyat.

Pemantapan Siswa Sekolah Rakyat DIY Tahun Ajaran 2025-2026

Kegiatan ini bertujuan memotivasi dan membekali para siswa sebelum melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya. Dinas Sosial DIY berkomitmen untuk terus mempersiapkan generasi muda yang siap bersaing dan berprestasi.

Baca Juga:  Perjuangan Latihan Calon Paskibraka Yogyakarta

Sekolah Rakyat didirikan sebagai upaya pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Sekolah Rakyat setara dengan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA), sesuai dengan standar pendidikan nasional.

Meskipun menggunakan kurikulum nasional yang sama dengan sekolah umum, Sekolah Rakyat menawarkan pendekatan dan sistem penanganan yang berbeda, khususnya dalam memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Bagikan
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *